DRAMA

Si Kecil Ingin Kembali Sekolah

Karya : Nabila Sofie

Dialah Arya, sosok anak kecil yang menjadi tulang punggung keluarganya. Dia tinggal bersama ibu dan ayahnya. Akan tetapi, ibunya terkena penyakit yang serius dan ayahnya bangkrut. Sehingga ayahnya frustasi yang menyebabkan ia sering berbuat kasar dan mabuk. Semenjak itulah Arya menjadi tulang punggung keluarganya.

Saat petang, ayah Arya pulang dengan keadaan mabuk dan mengamuk kepada ibunya. Arya yang hendak memasuki rumah terkejut, karena suara amarah ayahnya.

Ayah: ” Heh!! sini aku minta jatah duit!”(mendobrak pintu)

Ibu: ” Hah?! jatah uang? untuk apa?” (terkejut)

Ayah: ” Gausah banyak omong ya kamu! suami pulang malah diajak ribut! tinggal kasih aja duitnya!aku mau beli bir”(sempoyongan)

Ibu: ” Kita udah ngga punya uang…buat makan sehari-hari aja nggak cukup!seharusnya kamu yang cari uang! kamu itu tulang punggung, mas! kalo gini terus kita mau makan apa?”

Ayah: ” AHHH!!! Istri nggak berguna kamu!”(menampar istrinya)

Saat ayahnya menampar sang Ibu, Arya masuk dengan membawa barang rongsokan yang cukup banyak.

Arya: ” Ayah! Jangan sakiti Ibu! Ibu tidak bersalah! harusnya ayah sadar diri karna ayah tulang punggung keluarga! bukannya ayah mencari uang untuk menafkahi keluarga tetapi dengan seenaknya ayah menghabiskan uang untuk berfoya-foya!”(menghadang ayahnya yang sudah mencaci maki ibunya)

Ayah:” Diam kamu dasar anak pungut! kamu tidak tahu apa-apa! Nggak usah ikut campur! masuk kamar!”

Arya berlari masuk kamar dengan isak tangisnya meninggalkan barang rongsokannya yang cukup banyak.

Ibu: ” Lihatlah! seharusnya kamu malu dengan semua tingkahmu! dia rela berhenti sekolah hanya untuk menafkahi keluarga kita! dimana rasa malumu sebagai ayah.”

Ayah: ” Ah! pusing lebih baik aku pergi dan mencari istri yang lebih muda tidak penyakitan sepertimu!HAHAHAHA!!!”(meninggalkan istrinya yang sedang menangis)

Saat itulah ayah Arya pergi meninggalkan rumah tanpa rasa bersalah. Setelah ayahnya pergi, penyakit ibu arya semakin parah dan merintih kesakitan.

Ibu: ” A…a…a…a…Arya…”(memanggil nama arya dengan lirih)

Arya yang mendengar namanya disebut oleh ibunya pun keluar.

Arya: ” Ibu!! ibu kenapa ibuu. Hiks hiks bangun ibu!“(sambal menangis dan membangunkan ibunya yang sedang pingsan)

Ya tuhan aku harus bagaimana lagi ini, aku ingin membawa ibu ke rumah sakit tapi uang tabunganku udah abis. Apakah aku harus bekerja sampingan? (gumam Arya dalam hati).

Beberapa minggu kemudian Arya mendengar kabar bahwa ayahnya mengalami kecelakaan yang cukup parah sehingga dibawa ke rumah sakit. Sebagai seorang anak yang berbakti kepada orang tua, Arya menjenguk ayahnya  yang sedang terbaring lemah di rumah sakit walaupun ayahnya sudah menyakiti hatinya dan ibu Arya. Ayahnya terkejut saat melihat kedatangan Arya karena ia menyangka bahwa Arya dan ibunya sudah sangat membenci dirinya sendiri dan akhirnya ayah meminta Arya untuk berkumpul kembali dengan keluarganya.

                                                                               TAMAT

Tinggalkan komentar

Situs yang Dikembangkan dengan WordPress.com.

Atas ↑

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai